BIOMA UNDIP

Situsnya Anak Biologi 2005 FMIPA UNDIP

Susu Kedelai Kaya Gizi Alternatif Saat Ini

Posted by Bioma pada 5 Juni, 2008

Oleh: Nurmadana

SUSU kedelai adalah minuman berkrim seperti susu yang dibuat dengan cara merendam dan menghaluskan kedelai dengan air. Bahkan di negara-negara Asia pun susu kedelai segar dijual oleh penjaja keliling di pinggir jalan.

Kedelai sebagai salah satu sumber protein nabati yang mengandung delapan asam amino penting secara seimbang, salah satunya asam amino Lysin yang memang banyak terdapat pada kedelai dan sangat jarang ditemukan pada makanan nabati lainnya.

Pemerintah Amerika Serikat mengenal kedelai sebagai protein alternatif yang setingkat dengan daging. Formula bayi dari makanan kedelai dianggap sebagai sumber protein yang baik seperti halnya formula yang berasal dari susu kedelai yang dapat diberikan kepada bayi pada semua usia yang alergi terhadap susu sapi, dan pada bayi prematur pun sangat memerlukan protein lebih banyak yang terdapat dalam susu ibu atau susu kedelai, begitu yang tertulis pada artikel yang dimuat dalam The American Journal Of Clinical Nutrition yang pada kesimpulannya menyebutkan selain bagi bayi prematur, protein kedelai dapat menjadi satu-satunya sumber protein dalam tubuh manusia.

Beberapa kelebihan kedelai dibanding berbagai macam daging yaitu kedelai tidak mengandung kolesterol juga merupakan sumber yang baik dari Isoplavones dan Phytochemical penting lainnya yang dapat melindungi tubuh dalam melawan serangan penyakit kanker dan hati. Semua kedelai merupakan sumber serat dan mineral yang bagus seperti besi, kalsium, fosfor, magnesium, dan vitamin-vitamin B seperti thiamin, riboflavin dan niasin.

Dengan mengolah kedelai pada proses pemasakan, kedelai akan mengeluarkan senyawa trypsin inhibitors yang merupakan penghambat pencernaan protein dalam tubuh, serta dapat menurunkan kandungan asam phytik bagi yang sengaja mengurangi asam phytik, dari itu kita tidak perlu khawatir mengenai kelemahan kedelai tersebut.

Dari literatur yang menyebutkan kandungan Isoflavon pada kedelai sebanyak 0,1 – 2 mg/gr protein mampu menghambat kalsium keluar bersama urin hingga 50%, angka kehilangan kalsium menjadi lebih rendah dibanding konsumsi protein hewani. Dengan demikian memilih susu kedelai sebagai susu alternatif untuk saat ini tidak hanya dapat mengecilkan volume pengeluaran keluarga, juga dapat membantu mempertahankan kepekatan tulang.

Mahasiswa Akademi Gizi, Poltekkes Ptk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: