BIOMA UNDIP

Situsnya Anak Biologi 2005 FMIPA UNDIP

Penerapan Teknologi Inseminasi Buatan Sperma Sexing

Posted by Bioma pada 5 Juni, 2008

Pada tanggal 13 Maret 2007, Deputi Bidang Pengembangan Sipteknas Tien R. Muchtadi didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Jembrana dan Kepala Dinas Pertanian, Kelautan, dan Kehutanan beserta Staf Pemkab Jembrana menyaksikan penerapan teknologi IB sperma sexing untuk menunjang program breeding sapi Bali Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali.  Penerapan teknologi IB sperma sexing merupakan salah satu hasil pelatihan teknologi peternakan sapi yang diselenggarakan oleh program ATP Jembrana  pada 9 November 2006 yang lalu.

Melalui teknologi IB sperma sexing yang dikembangkan oleh peneliti LIPI, jenis kelamin anak sapi dapat diprogram sesuai dengan keinginan, dan populasi sapi jantan dan sapi betina pada suatu daerah dapat direncanakan.  ATP Jembrana dirancang untuk percontohan penerapan teknologi breeding sapi Bali untuk meningkatkan populasi dan mutu genetik sapi Bali, dengan memperbanyak populasi sapi betina unggul.  Pemerintah Provinsi Bali mentargetkan populasi sapi betina menjadi 250.000 ekor dari 60.000 ekor yang ada sekarang.

Penerapan teknologi IB sperma sexing perlu dikawal dengan kebijakan dan edukasi kepada masyarakat/peternak, agar tidak menimbulkan masalah baru dikemudian hari.  Hal ini mengingat peternak lebih suka memprogram anak sapi jantan karena keuntungan yang lebih tinggi, padahal tanpa sapi betina, program IB sperma sexing tidak dapat dilaksanakan. Setelah  menyaksikan IB sperma sexing pada sapi Bali, deputi melakukan kunjungan ke lokasi ATP Jembrana (4 Ha) di desa Pangkungtanah, Melaya.

Pada pagi harinya, di Kantor Bupati Jembrana, Deputi Bidang Pengembangan Sipteknas, Tien R Muchtadi dan Asisten Deputi Urusan Jaringan Iptek, Masrizal mewakili KNRT melakukan penandatanganan ‘Surat Perjanjian Kerjasama’ tentang pengembangan ATP Jembrana dengan Bupati Jembrana, I Gede Winasa dan Kepala Bappeda, I Ketut Wiryaatmika mewakili Pemkab. Jembrana.  Pengembangan ATP Jembrana akan dilaksanakan selama 5 tahun (2005-2012) dengan pendanaan dari  APBN Ristek dan APBD Kabupaten Jembrana.  Pada tahun anggaran 2007, kegiatan ATP Jembrana dengan konsep Biocyclo Farming diprioritaskan pada penerapan teknologi breeding dan penggemukan sapi Bali. Kegiatan lain adalah : teknologi budidaya ayam, itik, dan ikan, teknologi budidaya jagung dan dragon fruit serta teknologi pakan dan pascapanen. (dep. sipteknas/ humasristek)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: